Mengambil peran di lautan media 432 Jadi sudah jelas kan.. factor untuk bisa jadi ‘hiu’ atau ‘lumba-lumba’ diluas nya lautan media ini.. ya, harus menjadi seorang creator sekaligus conversationalist!, itu harga mutlak yang harus di bayar, dan tentunya di bayar dengan tidak ‘murah’ karena untuk bisa berada di puncak tangga teknografi harus di bayar dengan waktu, tenaga, bahkan dana yang tidak sedikit, lantas apa yang didapat ketika kita sudah berada dipuncak tangga tersebut : Kepuasan Idealisme dan tujuan Maaf mungkin aga sedikit ‘naif’ klo kita berbicara idealisme di tengah media yang penuh konspirasi kependingan dan bisnis, tapi di balik itu semua masih ada segelintir yang tetap konsisten pada idealisme serta tujuan mereka untuk KONSISTEN, walaupun terkadang kata konsisten itu sendiri bisa di artikan berbeda oleh tiap individu, karena bagaimanapun juga hitam dan putih, ‘hiu’ dan ‘lumba-lumba’ selama nya akan tetap ada. Untuk idealisme cukup sampai disini aja ya :) Lalu kepuasan tujuan?… Klo kita melihat history para creator, rata-rata awal tujuan nya tidak muluk-muluk, hanya sekedar ingin berbagi. contoh Raditya dika, dari seorang blogger menjadi artis & penulis Jadi sudah jelas kan.. factor untuk bisa jadi ‘hiu’ atau ‘lumba-lumba’ diluas nya lautan media ini.. ya, harus menjadi seorang creator sekaligus conversationalist!, itu harga mutlak yang harus di bayar, dan tentunya di bayar dengan tidak ‘murah’ karena untuk bisa berada di puncak tangga teknografi harus di bayar dengan waktu, tenaga, bahkan dana yang tidak sedikit, lantas apa yang didapat ketika kita sudah berada dipuncak tangga tersebut : Kepuasan Idealisme dan tujuan Maaf mungkin aga sedikit ‘naif’ klo kita berbicara idealisme di tengah media yang penuh konspirasi kependingan dan bisnis, tapi di balik itu semua masih ada segelintir yang tetap konsisten pada idealisme serta tujuan mereka untuk KONSISTEN, walaupun terkadang kata konsisten itu sendiri bisa di artikan berbeda oleh tiap individu, karena bagaimanapun juga hitam dan putih, ‘hiu’ dan ‘lumba-lumba’ selama nya akan tetap ada. Untuk idealisme cukup sampai disini aja ya :) Lalu kepuasan tujuan?… Klo kita melihat history para creator, rata-rata awal tujuan nya tidak muluk-muluk, hanya sekedar ingin berbagi. contoh Raditya dika, dari seorang blogger menjadi artis & penulis
Mengambil peran di lautan media 432

Jadi sudah jelas kan.. factor untuk bisa jadi ‘hiu’ atau ‘lumba-lumba’ diluas nya lautan media ini.. ya, harus menjadi seorang creator sekaligus conversationalist!, itu harga mutlak yang harus di bayar, dan tentunya di bayar dengan tidak ‘murah’ karena untuk bisa berada di puncak tangga teknografi harus di bayar dengan waktu, tenaga, bahkan dana yang tidak sedikit, lantas apa yang didapat ketika kita sudah berada dipuncak tangga tersebut : Kepuasan Idealisme dan tujuan Maaf mungkin aga sedikit ‘naif’ klo kita berbicara idealisme di tengah media yang penuh konspirasi kependingan dan bisnis, tapi di balik itu semua masih ada segelintir yang tetap konsisten pada idealisme serta tujuan mereka untuk KONSISTEN, walaupun terkadang kata konsisten itu sendiri bisa di artikan berbeda oleh tiap individu, karena bagaimanapun juga hitam dan putih, ‘hiu’ dan ‘lumba-lumba’ selama nya akan tetap ada. Untuk idealisme cukup sampai disini aja ya :) Lalu kepuasan tujuan?… Klo kita melihat history para creator, rata-rata awal tujuan nya tidak muluk-muluk, hanya sekedar ingin berbagi. contoh Raditya dika, dari seorang blogger menjadi artis & penulis Jadi sudah jelas kan.. factor untuk bisa jadi ‘hiu’ atau ‘lumba-lumba’ diluas nya lautan media ini.. ya, harus menjadi seorang creator sekaligus conversationalist!, itu harga mutlak yang harus di bayar, dan tentunya di bayar dengan tidak ‘murah’ karena untuk bisa berada di puncak tangga teknografi harus di bayar dengan waktu, tenaga, bahkan dana yang tidak sedikit, lantas apa yang didapat ketika kita sudah berada dipuncak tangga tersebut : Kepuasan Idealisme dan tujuan Maaf mungkin aga sedikit ‘naif’ klo kita berbicara idealisme di tengah media yang penuh konspirasi kependingan dan bisnis, tapi di balik itu semua masih ada segelintir yang tetap konsisten pada idealisme serta tujuan mereka untuk KONSISTEN, walaupun terkadang kata konsisten itu sendiri bisa di artikan berbeda oleh tiap individu, karena bagaimanapun juga hitam dan putih, ‘hiu’ dan ‘lumba-lumba’ selama nya akan tetap ada. Untuk idealisme cukup sampai disini aja ya :) Lalu kepuasan tujuan?… Klo kita melihat history para creator, rata-rata awal tujuan nya tidak muluk-muluk, hanya sekedar ingin berbagi. contoh Raditya dika, dari seorang blogger menjadi artis & penulis